Politik
•
Marinir TNI AL latih prajurit menembak menggunakan tank
A
Admin
Penulis Berita
20 Jul 2026
Sudiang Info - Korps Marinir TNI AL menggelar latihan menembak menggunakan kendaraan tempur (ranpur) tank di Subdenharrahlat Kostrad, Cibenda, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (19/7).
Dalam siaran pers resmi Penerangan Marinir yang disiarkan Senin, dijelaskan bahwa latihan ini digelar untuk mempertajam kemampuan prajurit dalam mengoperasikan ranpur.
Kepala Dinas Penerangan Marinir TNI AL, Kolonel (Mar) Rana Karyana saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta mengatakan, latihan itu dilakukan oleh Prajurit Resimen Kavaleri 1 Marinir (Menkav 1 Mar).
Rana mengatakan, dalam latihan ini para prajurit menggunakan Tank PT-76(M) dan ranpur BMP-3F.
"Latihan dengan ranpur ini dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme, kemampuan tempur, serta keterampilan prajurit dalam mengoperasikan sistem persenjataan kendaraan tempur," katanya menjelaskan.
Selain untuk meningkatkan akurasi dalam menembak dan keterampilan dalam mengoperasikan ranpur, Rana mengatakan kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) milik Marinir dalam keadaan layak pakai.
Dengan demikian, baik personel maupun alutsista dipastikan siap jika diturunkan dalam operasi pertahanan.
Rana melanjutkan, seluruh rangkaian latihan berjalan dengan aman karena dilakukan sesuai dengan standar keamanan yang telah ditentukan.
Dengan adanya kegiatan ini, Rana berharap kemampuan prajurit TNI AL dalam mengawaki kendaraan tempur semakin meningkat.
Dalam siaran pers resmi Penerangan Marinir yang disiarkan Senin, dijelaskan bahwa latihan ini digelar untuk mempertajam kemampuan prajurit dalam mengoperasikan ranpur.
Kepala Dinas Penerangan Marinir TNI AL, Kolonel (Mar) Rana Karyana saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta mengatakan, latihan itu dilakukan oleh Prajurit Resimen Kavaleri 1 Marinir (Menkav 1 Mar).
Rana mengatakan, dalam latihan ini para prajurit menggunakan Tank PT-76(M) dan ranpur BMP-3F.
"Latihan dengan ranpur ini dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme, kemampuan tempur, serta keterampilan prajurit dalam mengoperasikan sistem persenjataan kendaraan tempur," katanya menjelaskan.
Selain untuk meningkatkan akurasi dalam menembak dan keterampilan dalam mengoperasikan ranpur, Rana mengatakan kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) milik Marinir dalam keadaan layak pakai.
Dengan demikian, baik personel maupun alutsista dipastikan siap jika diturunkan dalam operasi pertahanan.
Rana melanjutkan, seluruh rangkaian latihan berjalan dengan aman karena dilakukan sesuai dengan standar keamanan yang telah ditentukan.
Dengan adanya kegiatan ini, Rana berharap kemampuan prajurit TNI AL dalam mengawaki kendaraan tempur semakin meningkat.